Sejarah Desa Kludan berawal dari sebuah hutan belantara yang kemudian pada pertengahan abad 18 (setelah kolonial Belanda masuk) datang 3 tokoh islam dan pendiri desa (babat alas) yaitu Mbah Sedayu, Mbah Sanggar, dan Mbah Wates. Dalam perjalanannya ketiga tokoh Islam tersebut mempunyai wilayah tersendiri dalam satu wilayah Tanggulangin yang mereka temukan sebelumnya, yaitu mendirikan suatu desa atau permukiman sekaligus menyebarkan agama Islam.
Selang beberapa waktu, Mbah Sanggar dan Mbah Wates telah membentuk desa yang saat ini dikenal dengan Desa Boro dan Desa Kali Tengah. Namun pada saat itu Mbah Sedayu belum memberikan sebuah nama pada desanya karena terhalang akan tugasnya sebagai penyiar agama Islam. Beberapa tahun kemudian, beberapa desa mengalami pertikaian. Namun, desa tempat tinggal Mbah Sedayu tetap aman dan damai.
Dari sinilah Mbah Sedayu telah menemukan sebuah nama yang tepat yang juga didasari dari hasil musyawarah dengan penduduk setempat untuk menamai desa dengan nama yang diambil dari kata Kludangan (sebuah kata dalam bahasa Jawa), yang artinya sesuai yang dialami desa tersebut yaitu tidak pernah ada masalah, adem ayem (aman dan tentram) yang kemudian disingkat menjadi kata Kludan dan akhirnya terbentuklah sebuah desa dengan nama Kludan.
Kludan adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Desa Kludan terletak dipinggiran kabupaten Sidoarjo dengan luas wilayah 81.914 km⊃2;. Desa Kludan terbentuk dan membawahi dari 1 pedukuan (dusun) yaitu Dusun Kludan. Berdasarkan pemaparan tokoh masyarakat setempat Kepala Desa yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Kludan yaitu ;
1948 – 1960 : Kepala Desa Bapak H. Ikhsan
1960 – 1969 : Kepala Desa Bapak Wiryo Rejo
1969 – 1999 : Kepala Desa Bapak Samadi
1999 – 2007 : Kepala Desa Bapak Samsul Bahri
2007 – 2016 : Kepala Desa Bapak Achmad Zinul Lilutfi
2016 – 2019 : Pj. Kepala Desa Bapak Maksun.S.P
2020 – 2021 : Pj. Kepala Desa Bapak Imamudin
2021 – Sekarang : Kepala Desa Bapak H. Imam Zainudin Zuhri,S.Sos
Secara administratif pemerintahan Desa Kludan terbagi menjadi 1 Dusun, 4 RW dan 18 RT. Desa Kludan terletak di wilayah Kecamatan Tanggulangin, jarak tempuh Desa Kludan ke ibu kota kecamatan adalah 2,5 km. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 7 km. Desa Kludan dibatasi oleh desa-desa tetangga diantaranya ;
Sebelah Utara : berbatasan dengan desa Boro
Sebelah Selatan : berbatasan dengan desa Kalisampurna
Sebelah Barat : berbatasan dengan desa Kedensari
Sebelah Timur : berbatasan dengan desa Kalitengah
Saat ini Desa Kludan dikenal sebagai sentra industri kerajinan berbahan kulit. Seperti sepatu, sabuk, jaket, tas, koper, dompet dan aseksoris menarik berbahan dasar kulit. Dampak ekonomi yang dapat dirasakan dari keberadaan Industri Kerajinan Kulit di Desa Kludan yaitu terjadi penyerapan tenaga kerja yang di dominasi dari warga asli Tanggulangin, meningkatnya pendapatan warga dengan adanya industri kerajinan kulit, serta kesejahteraan masyarakat terbantu melalui penyerapan tenaga kerja sehingga mereka mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan.